Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PHP. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Agustus 2012

Konversi Bilangan Desimal ke Octal

1. sisipkan bilangan

2. tekan konversi
3. hasilnya

4. berikut adalah codingnya

<?php
if (isset($_POST['decimal'])){
    $des = $_POST['decimal'];
    $original = $_POST['decimal'];
    $oct = '';
    $iterasi = 0;
    if (preg_match('/[^0-9]/',$des)) {
        die ("maaf. inputan salah!");
    }
    else {
        while ($des > 0) {
            $hasil=$des%8;
        switch($hasil){
        case 0: $oct.="0"; break;
        case 1: $oct.="1"; break;
        case 2: $oct.="2"; break;
        case 3: $oct.="3"; break;
        case 4: $oct.="4"; break;
        case 5: $oct.="5"; break;
        case 6: $oct.="6"; break;
        case 7: $oct.="7"; break;
            default:break;
        }
        if($des/8 == 0){
        $sisa=($des%8);
        $des=$sisa;
    }
    else{
        $sisa=($des/8);
        $des=$sisa%8;
    }
    ++$iterasi ;
        }
     
        $result = strrev($oct);
        echo "bilangan $original (desimal) dalam octal adalah $result.
        <a href='konversi_inputan_ke_octal.php'>Back</a> to the script";
    }
}
else {
?>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>
        <form action="<?php echo $_SERVER["PHP_SELF"]; ?>"
              method="POST">
            <h3>Massukkan Bilangan Desimal disini (cepat!!):
            </h3><input type="text" size="50" name="decimal">
            <input type="submit" value="Konversikan!">
        </form>
        <?php
        echo $_SERVER['PHP_SELF'];
        ?>
    </body>
</html>
<?php
}
?>

Di postkan oleh : Roni Wibowo

Konversi Bilangan Desimal ke Hexa melalui PHP


1. sisipkan angka desimal

2. tekan tombol konversi
3. hasilnya

4. dibawa ini adalah codingnya!

<?php
if (isset($_POST['decimal'])){
    $des = $_POST['decimal'];
    $original = $_POST['decimal'];
    $hex = '';
    $iterasi = 0 ;
    if (preg_match('/[^0-9]/',$des)) {
        die ("maaf. inputan salah!");
    }
    else {
        while ($des > 0) {
            $hasil=$des%16;
        switch($hasil){
        case 0: $hex.="0"; break;
        case 1: $hex.="1"; break;
        case 2: $hex.<"2"; break;
        case 3: $hex.="3"; break;
        case 4: $hex.="4"; break;
        case 5: $hex.="5"; break;
        case 6: $hex.="6"; break;
        case 7: $hex.="7"; break;
        case 8: $hex.="8"; break;
        case 9: $hex.="9"; break;
        case 10: $hex.="A"; break;
        case 11: $hex.="B"; break;
        case 12: $hex.="C"; break;
        case 13: $hex.="D"; break;
        case 14: $hex.="E"; break;
        case 15: $hex.="F";
            default:break;
        }
        if($des/16 == 0){
        $sisa=($des%16);
        $des=$sisa;
    }
    else{
        $sisa=($des/16);
        $des=$sisa%16;
    }
    ++$iterasi ;
        }
     
        $result = strrev($hex);
        echo "bilangan $original (desimal) dalam hexa adalah $result.
        <a href='konversi_inputan_ke_hexa.php'>Back</a> to the script";
    }
}
else {
?>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>
        <form action="<?php echo $_SERVER["PHP_SELF"]; ?>"
              method="POST">
            <h3>Massukkan Bilangan Desimal disini (cepat!!):
            </h3><input type="text" size="50" name="decimal">
            <input type="submit" value="Konversijan!">
        </form>
        <?php
        echo $_SERVER['PHP_SELF'];
        ?>
    </body>
</html>
<?php
}
?>

Di postkan Oleh : Roni Wibowo

Kamis, 02 Agustus 2012

PHP dan MySQL Tutorial Dasar


Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi – operasi dasar pada PHP MySQL.
1. Membuat koneksi
<?php
$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysqlusername”;
$password = “mysqlpassword”;
$database = “namadatabase”;

$conn = mysql_connect(“$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (“Database tidak ditemukan”); >

Penjelasan Script:
a. mysql_connect
digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:
mysql_connect(“localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db
untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan
Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.
2. Membuat tabel pada MySQL
<?php
include (“konfig.php”);
mysql_query(“CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>
Penjelasan script:
1. include (“konfig.php”);
perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).
2. mysql_query
format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).
mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.
3. Memasukkan data pada tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$insert = “INSERT INTO users (namadpn,namablkg,negara)
VALUES (‘Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (“tidak dapat memasukkan data ke tabel”);?>
4 . Menampilkan data dari tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn] <br>”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg] <br>”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>
Penjelasan script:
1. mysql_num_rows
digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).
2. while ( ) {
}
digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).
3. mysql_fetch_array
menampilkan data dari tabel dalam bentuk array
Untuk penggunaan lainnya (hapus, update, dsb) yang berubah hanya string query-nya saja.

Kamis, 19 Juli 2012

PHP


  


      Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
      Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
      Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
      Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas yang tinggi.
      Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.

Kelebihan PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain

Beberapa kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
  1. 'Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.'
  2. 'Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.'
  3. 'Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.'
  4. 'Dalam sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.'
  5. 'PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.

Tipe data

PHP memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :
  1. Integer
  2. Double
  3. Boolean
  4. String
  5. Object
  6. Array
  7. Null
  8. Nill
  9. Resource